
Scopus adalah database abstrak dan sitasi terpercaya yang mencakup berbagai disiplin ilmu, termasuk Ilmu Kehidupan, Ilmu Sosial, Ilmu Fisika, dan Ilmu Kesehatan. Banyak universitas dan penerbit akademik mempercayai Scopus; meskipun demikian, beberapa universitas lainnya tidak.
Jika Anda ingin mengindekskan jurnal Anda di Scopus, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam blog ini, saya akan berbagi beberapa detail dan pedoman penting tentang Scopus yang dapat membantu Anda dalam proses pengindeksan.
Pertama, mari kita bahas mengapa penting untuk mengindekskan jurnal Anda di Scopus. Karena banyak universitas mempercayai Scopus, jurnal yang terindeks di database ini dapat memperoleh keunggulan signifikan. Scopus memberikan visibilitas global untuk jurnal Anda karena banyak universitas dan institusi akademik menggunakannya sebagai salah satu sumber akademis paling terpercaya. Jika jurnal Anda terindeks di Scopus, jurnal tersebut dapat dengan mudah mendapatkan visibilitas yang lebih luas, yang pada akhirnya membantu pertumbuhan dan peningkatan faktor dampaknya.
Jika Anda adalah editor atau penerbit jurnal yang bertujuan untuk mengindekskan jurnal Anda di Scopus, panduan ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah pentingnya.
Daftar Isi
Pahami Kriteria Seleksi Scopus
Perkuat Standar Editorial Jurnal Anda
Siapkan Tampilan web journal Online yang Kuat
Ajukan Jurnal Anda untuk Evaluasi Scopus
Pasca-Evaluasi & Pemantauan Berkelanjutan
Pikiran Terakhir
1. Pahami Kriteria Seleksi Scopus
Sebelum mengajukan indeksasi Scopus, jurnal Anda harus memenuhi kriteria teknis minimum Scopus:
Peer Review: Jurnal harus mengikuti proses peninjauan sejawat (peer-review) yang ketat.
Judul & Abstrak Bahasa Inggris: Bahkan jika artikel lengkapnya dalam bahasa lain, judul, abstrak, dan kata kunci harus dalam bahasa Inggris.
Publikasi Berkala: Jurnal harus memiliki jadwal publikasi yang konsisten.
Referensi dalam Aksara Romawi: Referensi dalam artikel harus dalam aksara Romawi untuk aksesibilitas global.
Standar Etika: Jurnal harus mengikuti praktik penerbitan yang etis, idealnya selaras dengan COPE (Committee on Publication Ethics).
2. Perkuat Standar Editorial Jurnal Anda
Scopus memiliki Dewan Penasihat & Seleksi Konten (Content Selection & Advisory Board/CSAB) independen yang mengevaluasi jurnal. Berikut yang mereka tinjau:
Kebijakan Editorial: Tujuan, ruang lingkup, dan pedoman pengiriman yang jelas.
Perwakilan Internasional: Editor dan penulis harus berasal dari latar belakang geografis yang beragam.
Kontribusi Akademik: Jurnal harus memberikan dampak yang signifikan di bidangnya.
Kejelasan Abstrak & Keterbacaan Artikel: Pastikan abstrak yang ditulis dengan baik dan artikel penelitian berkualitas tinggi.
Kinerja Sitasi: Artikel yang sudah ada harus disitasi di sumber terpercaya lainnya.
Tip: Memiliki peneliti dan profesor berpengalaman di dewan editorial meningkatkan kredibilitas.
3. Siapkan Tampilan web journal Online yang Kuat
Jurnal Anda harus tersedia online dengan situs web yang terpelihara dengan baik dan mencakup:
Halaman beranda profesional dengan detail jurnal dan ISSN.
Panduan penulis, dewan editorial, dan kebijakan etika publikasi.
Detail model akses terbuka atau berbasis langganan.
Arsip digital (Clockss dan Portico) dari terbitan sebelumnya dengan DOI dan metadata.
Tip: Memiliki situs web yang responsif dan ramah pengguna meningkatkan kemampuan ditemukan dan kredibilitas jurnal.
4. Ajukan Jurnal Anda untuk Evaluasi Scopus
Setelah Anda memenuhi semua kriteria, ajukan aplikasi melalui Formulir Saran Judul Scopus.
Periksa Daftar Judul Scopus saat ini untuk memastikan jurnal Anda belum terindeks: periksa di sini
Tinjau kriteria seleksi Scopus dan pastikan kepatuhan penuh.
Kirimkan aplikasi Anda melalui Portal Saran Resmi Scopus: Formulir Saran Judul
Catatan: Proses peninjauan dapat memakan waktu beberapa bulan hingga setahun. Bersabarlah dan terus tingkatkan kualitas jurnal Anda.
5. Pasca-Evaluasi & Pemantauan Berkelanjutan
Scopus secara terus-menerus mengevaluasi jurnal yang terindeks untuk mempertahankan kualitas tinggi. Jika kinerja jurnal di bawah standar, jurnal dapat ditandai untuk peninjauan ulang dan bahkan dihapus dari daftar.
Untuk mempertahankan status Scopus Anda, fokuslah pada:
Meningkatkan dampak sitasi.
Menarik makalah penelitian berkualitas tinggi.
Menghindari praktik penerbitan predator.
Tip: Tetap perbarui dengan kebijakan Scopus dan terlibat dalam praktik penerbitan yang etis.
6. Pikiran Terakhir
Mendapatkan indeksasi di Scopus adalah proses yang menantang tetapi sangat bermanfaat. Dengan memastikan konten berkualitas tinggi, visibilitas internasional, dan publikasi yang etis, jurnal Anda memiliki peluang kuat untuk diterima di Scopus.
Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan Layanan Pra-Evaluasi Scopus untuk menilai kesiapan jurnal Anda.